Monday, July 6, 2015

Mengapa saya masuk Islam?



Jalur saya untuk Islam                     
Suatu hari, tiba-tiba ketika saya sakit, saya  merasakan pengalaman aneh. Saya  terbaring di sofa dengan sakit perut, dan tiba-tiba terdengar suara berbisik  di kepala saya dan mengatakan kepada saya  'Anda harus berdoa kepada Allah  agar sakitmu cepat pergi'. Mendengar bisikan suara itu saya lalu mengikutinya dengan berdoa kepada Allah. Saya tidak ingin membuang waktu lagi dengan berlama-lama menahan rasa sakit, saya ingin sembuh. Tak lama rasa sakit itu pun pergi. Saya tidak berpikir apa-apa lagi tentang hal ini pada saat penyakit saya disembuhkan, tapi beberapa tahun kemudian saya ingat. Saya benar-benar penasaran dengan ajaran Islam. Saya mencari beberapa informasi tentang ‘untung rugi’ nya masuk Islam. Saya mencari informasi tentang Islam di internet, dan saya hanya  ingin tahu apa  sebenarnya Islam itu.

Bagaimana Saya Melakukannya:
Saya terus membaca dan mencari tahu tentang Islam, dan menjadi  lebih tertarik dan akhirnya yakin, lalu berkomitmen. Saya mulai berdoa di rumah untuk memutuskan masuk Islam.  Saya kemudian memutuskan untuk mencari waktu  tepat untuk pergi ke masjid untuk belajar lebih banyak tentang Islam.. Pada mulanya saya agak canggung  Tetapi saya terus mempelajarinya berulangulang, saya belajar mengikuti tata cara beribadah dan membaca doa-doa cara Islam meskipun dalam bahasa Inggris dan bukan bahasa Arab. Saya merasa sangat senang berada di sana dan saya merasa begitu damai, dari situ   saya tahu Islam adalah jalan yang benar. Saya jadi rajin pergi ke masjid ldan lebih menyenangkan lagi saya bisa bertemu dengan beberapa saudara muslim yang  telah banyak membantu saya dalam perjalanan mencari kebenaran. Seiring berjalannya waktu iman saya sudah semakin menguat Seiring berjalannya  waktu keyakinan dan iman saya sekarang sudah mantap dan Insya Allah minggu depan saya mulai bersyahadat. Amin

Nasihat
·        Meskipun semuanya tampak begitu aneh dan asing  pada awalnya, sewaktu  berdoa  dan membaca Al-Quran. Tapi pada akhirnya Anda akan menemukan kedamaian dan kekuatan dalam melakukan hal itu.
·        Ternyata apa yang saya ketahui dahulu tentang muslim jauh berbeda setelah saya benar-benar dekat dengan teman-teman saya sewaktu saya berada di masjid. Pada mulanya mereka terlihat asing namun anda merasa nyaman setelah berbicara dengan mereka sabagai teman.
·        Jangan takut untuk mengakui diri anda Muslim.
·        Memohon dan selalu berdoa kepada Allah agar Dia membimbing dan member anda kekuatan.
Reaksi Dari Teman Non-Muslim dan Anggota Keluarga
Teman dan rekan kerja non muslim mendukung saya menjadi muslim namun keluarga saya belum mengetahui saya seorang muslim.
 Perubahan Hidup Saya
Mengenakan jilbab, tidak minum alchohol dan makan  makanan yang halal.
Rajin pergi ke Masjid dan berkumpul dengan sesame muslim/muslimah.
Saya beruntung  sudah ada  2 masjid di daerah saya dan saya memiliki teman-teman muslim.

No comments:

Post a Comment